Berau – Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo menggelar pelatihan penulisan artikel jurnal ilmiah bagi mahasiswa program magister (S2) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Jumat (15/52016). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan IAD Probolinggo dalam mendukung penguatan budaya akademik dan publikasi ilmiah di kalangan mahasiswa.
Pelatihan dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan benchmarking dan penguatan kerja sama akademik IAD Probolinggo di Kabupaten Berau. Kegiatan tersebut diikuti secara antusias oleh para mahasiswa dalam rangka meningkatkan kemampuan menyusun artikel ilmiah untuk publikasi jurnal nasional maupun internasional.
Dalam pelatihan tersebut, tim akademik IAD Probolinggo memberikan materi mengenai teknik penulisan artikel jurnal yang baik dan sistematis, penyusunan struktur artikel ilmiah, strategi penelusuran referensi akademik, hingga tips memilih jurnal yang sesuai untuk publikasi.
Rektor IAD Probolinggo, Assoc. Prof. Dr. Benny Prasetya, M.Pd, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang akademik dan penelitian.
“Mahasiswa pascasarjana dituntut tidak hanya mampu menyelesaikan studi, tetapi juga memiliki kemampuan menulis dan mempublikasikan karya ilmiah yang berkualitas. Karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat membantu peserta memahami proses penulisan artikel jurnal secara lebih baik,” ujarnya.
Selain penyampaian materi, peserta juga mendapatkan sesi praktik dan diskusi interaktif terkait penyusunan artikel ilmiah berdasarkan tema penelitian masing-masing. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi mengenai teknik penulisan, penggunaan referensi, hingga proses submit artikel ke jurnal ilmiah.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, IAD Probolinggo menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan budaya riset dan publikasi ilmiah, sekaligus memperluas jejaring akademik dengan berbagai lembaga pendidikan di daerah.