Ada yang dapat kami bantu? :)

Kembali ke Beranda
PASCASARJANA IAD PROBOLINGGO OBSERVASI MANAJEMEN SEKOLAH DI SK WANGSA MAJU R10, MALAYSIA

PASCASARJANA IAD PROBOLINGGO OBSERVASI MANAJEMEN SEKOLAH DI SK WANGSA MAJU R10, MALAYSIA

23 July 2026 1 week ago

 

KUALA LUMPURRombongan Pascasarjana Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo melanjutkan rangkaian Short Course Malaysia 2026 dengan melakukan kunjungan akademik ke Sekolah Kebangsaan Wangsa Maju R10, Kuala Lumpur. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari secara langsung manajemen sekolah, proses pembelajaran, serta pengembangan budaya pendidikan di salah satu sekolah kebangsaan di Malaysia pada Kamis (23/7).

Kehadiran rombongan IAD Probolinggo disambut dengan hangat oleh Kepala Sekolah SK Wangsa Maju R10, Tuan Haji Azman bin Haji Mohamad Razali, bersama para guru dan siswa, serta perwakilan wali murid. Suasana penyambutan berlangsung meriah dan penuh keakraban melalui penampilan seni serta kegiatan keislaman yang dipersembahkan oleh para siswa.

Setelah kegiatan penyambutan, rombongan memperoleh penjelasan mengenai pengelolaan dan manajemen sekolah. Tuan Haji Azman bin Haji Mohamad Razali memaparkan berbagai aspek yang berkaitan dengan kepemimpinan sekolah, pembagian tugas guru, pengelolaan program pendidikan, pembinaan siswa, pengembangan kegiatan ekstrakurikuler, serta upaya peningkatan mutu pembelajaran.

Penjelasan tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa bahwa keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga oleh kepemimpinan yang efektif, koordinasi antarguru, pengelolaan sumber daya, budaya kerja yang positif, dan keterlibatan seluruh warga sekolah.

Dalam sesi diskusi, mahasiswa Pascasarjana IAD Probolinggo memperoleh kesempatan untuk bertanya mengenai strategi kepala sekolah dalam membangun budaya organisasi, meningkatkan profesionalitas guru, menjaga kedisiplinan siswa, serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Diskusi berlangsung interaktif karena peserta dapat membandingkan praktik pengelolaan sekolah di Malaysia dengan kondisi dan pengalaman pendidikan di Indonesia.

Rombongan kemudian diajak berkeliling untuk melihat berbagai fasilitas yang dimiliki SK Wangsa Maju R10. Mahasiswa mengamati ruang kelas, ruang guru, fasilitas penunjang pembelajaran, area kegiatan siswa, serta berbagai sarana yang digunakan untuk mendukung proses pendidikan.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan observasi pembelajaran di beberapa kelas. Mahasiswa dapat melihat secara langsung interaksi antara guru dan siswa, pengelolaan kelas, penggunaan metode pembelajaran, pemanfaatan media pendidikan, serta keterlibatan siswa selama kegiatan belajar berlangsung.

Observasi tersebut menjadi pengalaman akademik yang penting karena mahasiswa tidak hanya memperoleh penjelasan secara teoritis, tetapi juga menyaksikan pelaksanaan manajemen dan pembelajaran dalam konteks yang nyata. Mereka dapat mengidentifikasi berbagai praktik baik yang dapat dikaji, dibandingkan, dan dikembangkan sesuai kebutuhan lembaga pendidikan di Indonesia.

Melalui kunjungan akademik tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengambil berbagai inspirasi untuk memperkuat pengelolaan lembaga pendidikan di Indonesia. Pengalaman lapangan ini juga menegaskan bahwa pembelajaran pada jenjang pascasarjana tidak hanya berlangsung melalui perkuliahan, tetapi juga melalui observasi, dialog, refleksi, dan perjumpaan langsung dengan praktik pendidikan di negara lain.


Bagikan artikel ini: