Audiensi PPDIS dan BAPPEDA Kota Probolinggo di IAD Dorong Pendidikan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Audiensi PPDIS dan BAPPEDA Kota Probolinggo di IAD Dorong Pendidikan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Wed, 30 April 2025 4:20
WhatsApp Image 2025-04-29 at 15.12.20

Probolinggo, 29 April 2025 — Dalam upaya memperjuangkan hak pendidikan yang setara bagi penyandang disabilitas, Pelopor Peduli Disabilitas Situbondo (PPDIS) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Probolinggo menggelar audiensi di Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan pendidikan inklusif di tingkat perguruan tinggi, khususnya bagi masyarakat disabilitas di wilayah Probolinggo.

Acara yang dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa IAD ini dibuka dengan sambutan dari perwakilan BAPPEDA, Bapak Yanuar, S.Sos., M.M., yang menekankan pentingnya keberadaan Unit Layanan Disabilitas (ULD) di lingkungan kampus. Beliau menegaskan bahwa ULD merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui peningkatan akses pendidikan. “Pendidikan tinggi membuka peluang kerja yang lebih luas. Maka dari itu, teman-teman disabilitas harus diberikan kesempatan yang sama untuk meraih gelar sarjana,” ujar Yanuar.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan PPDIS, Achmad Faiz. Berdasarkan survei yang dilakukan di enam kelurahan di Kota Probolinggo, ditemukan bahwa sebagian besar penyandang disabilitas belum mendapatkan akses ke pendidikan tinggi. “Kami berharap IAD bisa menjadi bagian dari penyelenggaraan pendidikan inklusif agar inklusivitas sosial benar-benar tercipta,” ungkapnya.

Dukungan positif juga datang dari pihak kampus, yang diwakili oleh Wakil Rektor II, Ibu Aries Dirgayunita, M.Psi., Psikolog. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada IAD sebagai tuan rumah audiensi. “Kami berharap IAD bisa berperan aktif dalam mendukung lingkungan yang inklusif dan ramah disabilitas di dunia pendidikan,” ujarnya.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi interaksi dan pembelajaran bersama teman-teman disabilitas. Dalam sesi ini, dosen, mahasiswa, dan peserta audiensi lainnya diajak untuk memahami cara berkomunikasi dan berinteraksi yang baik dengan penyandang tunanetra dan tunarungu. Sesi ini berlangsung hangat dan penuh semangat, memperkuat semangat inklusivitas yang menjadi tujuan utama kegiatan.

Audiensi ini menjadi langkah awal yang positif dalam mendorong terwujudnya sistem pendidikan tinggi yang lebih inklusif di Kota Probolinggo, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas disabilitas.

Kampus

Artikel Lainnya

PENDAMPINGAN AKADEMIK MENUJU KAMPUS UNGGUL STRATEGI MICRO CREDENTIAL HINGGA PENGUATAN PBL DAN PjBL
IAD.Co - Kegiatan Pendampingan Akademik bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan In...
Tue, 20 January 2026 | 6:01
MASJID AL QOSEM DAN GEDUNG KULIAH BERSAMA INSTITUT AHMAD DAHLAN PROBOLINGGO RESMI DIRESMIKAN
Probolinggo, 17/01/2026 - Institut Ahmad Dahlan Probolinggo secara resmi mere...
Sat, 17 January 2026 | 1:41
ICONIHUM 3 2026: International Conference on Islam and Humanities in the Modern EraMembahas Topik “Islam, Humanity, and Modernity: Rethinking Knowledge, Culture, and Civilization”
Probolinggo, 16 Januari 2026 – Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo hari i...
Sat, 17 January 2026 | 3:29
PROSES PEMILIHAN REKTOR INSTITUT AHMAD DAHLAN PROBOLINGGO PERIODE 2025–2029 RESMI DIMULAI
Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo secara resmi memulai rangkaian Pemili...
Sat, 3 January 2026 | 12:59

Layanan Unggulan Institut Ahmad Dahlan Probolinggo