Probolinggo, 9 Juli 2024 – Aksi penanaman dalam rangka Gerakan Satu Juta Pohon diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo bersama Pemerintah Kota dan Civitas Akademika Institut Ahmad Dahlan Probolinggo. Kegiatan ini dilaksanakan di Jalan Mahakam, Kota Probolinggo, yang sebelumnya dikenal sebagai lokasi pembuangan sampah oleh masyarakat sekitar.
Aksi gerakan penanaman satu juta pohon ini dilakukan bersama Penjabat (Pj) Wali Kota Probolinggo, Dr. Nurkholis, S.Sos., M.Si., CIPA., CICHM., serta Civitas Akademika Institut Ahmad Dahlan Probolinggo. Pada kesempatan tersebut, Institut Ahmad Dahlan Probolinggo juga dipercaya menjadi Pusat Studi Lingkungan.
Acara dimulai dengan sambutan dari Pj Wali Kota Probolinggo yang mengapresiasi inisiatif Institut Ahmad Dahlan Probolinggo dalam mempelopori gerakan ini. “Penanaman pohon ini tidak hanya bertujuan untuk menghijaukan kembali lingkungan kita, tetapi juga untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ungkapnya dalam sambutan.
Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, dengan peran barunya sebagai Pusat Studi Lingkungan, bertanggung jawab atas pengelolaan dan pemantauan lingkungan di wilayah tersebut. “Kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam upaya pelestarian lingkungan. Melalui aksi ini, kami berharap dapat mengubah pola pikir masyarakat dari yang sebelumnya menggunakan lahan ini sebagai tempat pembuangan sampah menjadi kawasan hijau yang bermanfaat bagi semua,” kata Dr. Benny Prasetiya, M.Pd.I., selaku Rektor Institut Ahmad Dahlan Probolinggo.
Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo turut berperan aktif dalam kegiatan ini dengan menyediakan bibit pohon dan peralatan yang diperlukan. Kepala DLH Kota Probolinggo, Retno Wandansari, S.Pt., M.P., menyatakan bahwa kerja sama antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Kami mendukung penuh gerakan ini dan siap membantu dengan segala sumber daya yang kami miliki,” ujarnya.
Suciati Ningsih, S.STP., M.M., selaku Kepala Bidang Konservasi dan Pertamanan, juga hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya konservasi lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem kota. “Konservasi dan penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang untuk keberlanjutan lingkungan hidup. Kami akan terus mendukung inisiatif seperti ini untuk menciptakan ruang-ruang hijau yang lebih banyak di Kota Probolinggo,” tuturnya.
Seluruh peserta bersama-sama menanam berbagai jenis pohon yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis jangka panjang. Selain penanaman pohon, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi mengenai pengelolaan sampah dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Dengan langkah awal ini, diharapkan Jalan Mahakam yang sebelumnya menjadi tempat pembuangan sampah dapat berubah menjadi ruang hijau yang asri dan bermanfaat bagi masyarakat. Gerakan Satu Juta Pohon ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk melakukan hal serupa demi terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan lestari. (zet/ros)