
Probolinggo,– Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Institut Ahmad Dahlan (IAD) Kota Probolinggo sukses menggelar Kuliah Pakar bertema “Strategi Adaptasi Mahasiswa: Membangun Resiliensi dan Inovasi di Masyarakat”, pada 6 Agustus 2025 di ruang Aula kampus.
Kegiatan ini diikuti oleh 150 mahasiswa dari empat program studi, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Tadris Bahasa Arab (TDM), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Mereka hadir untuk menggali wawasan baru terkait bagaimana menjadi mahasiswa yang tangguh dan inovatif di tengah derasnya arus perubahan sosial dan teknologi.
Rektor IAD Probolinggo, Dr. Benny Prasetiya, M.Pd.I, membuka acara dengan opening speech yang menekankan pentingnya mahasiswa untuk terus mengembangkan keterampilan (skill updating) agar mampu bersaing dan bertahan di era yang kompetitif.
“Kunci sukses hari ini tidak hanya pada nilai akademik, tetapi juga pada kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, dan membangun jejaring,” tegas beliau dalam sambutannya.
Sementara itu, Ulil Hidayah, M.Pd.I, selaku Dekan FITK sekaligus Keynote Speaker, menyampaikan bahwa mahasiswa saat ini dihadapkan pada tantangan yang kompleks. “Perkembangan teknologi yang begitu cepat dan perubahan sosial yang dinamis menuntut mahasiswa untuk memiliki resiliensi tinggi dan kemampuan inovasi yang berkelanjutan,” ujar beliau.
Sesi kuliah pakar yang dipandu langsung oleh Dr. Khoiriyah, M.Pd.I, Direktur Pascasarjana IAD, menghadirkan narasumber utama Muchlis, S.Pd., M.AP. Dengan gaya penyampaian yang hangat dan inspiratif, Muchlis mendorong mahasiswa untuk mulai membangun jejaring dengan para pengambil kebijakan di daerah.
“Jangan tunggu lulus baru berkontribusi. Mulailah sekarang, kenali tokoh-tokoh lokal, dan libatkan diri dalam forum-forum kemasyarakatan,” pesan Muchlis di hadapan peserta.
Suasana semakin hidup saat sesi diskusi dimulai. Mahasiswa tampak antusias mengajukan pertanyaan kritis yang kemudian dijawab secara lugas dan aplikatif oleh narasumber. Hal ini menunjukkan tingginya semangat mahasiswa FITK dalam menyikapi isu-isu aktual pendidikan dan masyarakat.
Sebagai penutup, dilakukan penyerahan cinderamata dari Dekan FITK kepada narasumber, sebagai bentuk penghargaan atas ilmu dan inspirasi yang telah dibagikan.
Melalui kegiatan ini, FITK IAD Probolinggo berharap dapat terus mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif, visioner, dan siap membangun perubahan di tengah masyarakat.